Latest Post

Pembangunan Mal di Cirebon Dinilai Tak Terkendali

Ketua DPRD Kota Cirebon Nasrudin Aziz menilai pembangunan mal yang tidak terkendali dapat mematikan pelaku usaha kecil menengah, meski dari sisi pembangunan ekonomi hal tersebut dapat membantu menopang pertumbuhannya.

"Saat ini pembangunan mal di Kota Cirebon tak terkontrol. Karenanya, kami meminta Pemkot untuk mengkaji setiap pembangunan mal," tegas Aziz,

Menurutnya, harus ada kajian berapa kebutuhan mal di Kota Cirebon yang hanya memiliki luas wilayah sekitar 37,36 km2. Aziz mengakui, saat ini memang ada sejumlah lokasi yang disiapkan untuk pembangunan mal. Namun, dia mengingatkan Pemkot tidak sporadis dalam memberikan izin pendirian mal tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP) Kota Rohedi Yoedhy K membenarkan adanya rencana pembangunan sejumlah mal di Kota Cirebon.

"Namun, pembangunan mal tersebut belum bisa dilaksanakan karena belum mengantongi izin dan terbentur aturan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)," jelas dia.

Dia menyebutkan setidaknya ada tiga pengajuan pembangunan mal, yakni Lotte Mart, Superindo, juga Log In Store. "Tapi ketiganya belum diproses karena waktu mereka mengajukan perizinan RTRW belum diperdakan," papar dia.

Untuk proses perizinannya sendiri, kata dia, harus dirapatkan lebih lanjut oleh tim Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD). "Sedangkan BKPRD sendiri saat ini belum terbentuk. Tapi, rencananya baru dibentuk dalam waktu dekat," kata dia.

Saat disinggung pendapat Azis yang menilai pembangunan mal yang tak terkendali, Rohedi membantahnya. Dia memastikan setiap pembangunan mal melalui proses pengkajian sesuai aturan

 

PPDB Kota Cirebon Masih Diwarnai Siswa Titipan

Siswa titipan ini pun jumlahnya mencapai 700 siswa. Akibatnya, sejumlah SMP dan SMA negeri favorit di Cirebon terpaksa harus menambah rombongan belajar.

Siswa titipan tersebut tidak hanya berasal dari Kota Cirebon, tetapi juga dari luar kota. Sebagian besar dari mereka memiliki nilai ujian nasional (NUN) jauh di bawah nilai passing grade.

Informasi yang berhasil dihimpun, praktik titip-menitip siswa baru ini melibatkan oknum pejabat disdik yang mengeluarkan rekomendasi agar sekolah tujuan bisa menerimanya. Pihak sekolah pun tidak berani menolak karena adanya surat rekomendasi tadi.

Jebolnya rombel sejumlah SMP dan SMA negeri di Kota Cirebon juga karena banyaknya siswa yang masuk lewat jalur prestasi yang sebagian besar tidak dimunculkan nama-namanya di website PPDB online maupun yang diumumkan di masing-masing sekolah.

Berbagai cara dilakukan agar bisa memasukkan para siswa titipan tersebut ke sekolah-sekolah yang dituju, meski harus melanggar petunjuk teknis yang sudah ditetapkan Disdik.

Salah satunya di SMPN 11 yang sejak awal ditetapkan bukan sebagai sekolah penerima jalur bina lingkungan. Namun saat pengumuman, secara diam-diam ditetapkan sebagai sekolah penerima jalur bina lingkungan sehingga puluhan pendaftar tercoret. Padahal NUN mereka besar. Berdasar juknis, daya tampung di SMPN 11 ini adalah 280. Namun, yang diumumkan sebanyak 161 dengan passing grade 25,70 hingga 29,05.

Kabid Litbang Dewan Pendidikan Kota Cirebon, M Rafi mengakui adanya indikasi titip-menitip siswa baru meski pada PPDB saat ini sudah menggunakan sistem online.

"Ternyata pada prakteknya sejumlah sekolah masih kurang transparan dalam pelaksanaan PPDB tersebut," ungkap dia.

Dia menyebutkan, indikasi titip-menitip siswa baru tersebut dengan berbagai modus, seperti dengan mengaburkan keterangan sekolah asal dan penambahan nilai 5 pada kolom prestasi yang seharusnya hanya untuk peraih prestasi internasional.

"Pelaksanaan PPDB online tidak sesuai target yang diharapkan yakni terciptanya transparansi dan tak ada praktek titip menitip siswa," kata dia.

Ketua Komisi C DPRD Kota Cirebon, Yuliarso juga membenarkan masih maraknya praktik titip menitip siswa dalam PPDB tahun ini. Dia menyesalkan sikap Disdik Kota Cirebon yang tidak berani menolak siswa titipan tersebut.

 

Stok Beras di Bulog Cirebon Cukup Sampai Apri 2013

"Stok beras selama Puasa dan Lebaran dan hari-hari besar akhir tahun yang diprediksi menyebabkan lonjakan kebutuhan pangan, aman," kata Kepala Bulog Subdivre Cirebon Benhur Ngkaimi kepada wartawan,

Bahkan, kata dia, ketersediaan beras untuk masyarakat di empat daerah, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kuningan, dan Majalengka terjamin hingga April 2013 mendatang.

"Saat ini, stok beras yang tersimpan di sepuluh gudang bulog ada sekitar 76.000 ton," kata Benhur.

Sementara itu, pengadaan beras hingga Juli, lanjut dia, Bulog Subdivre Cirebon berhasil menyerap sekitar 96.500 ton. Pihaknya juga telah menyuplai sekitar 6.500 ton ke wilayah kerja Subdivre Cianjur dan Bandung.

Sementara itu, jelang Puasa dan Lebaran dan hari besar lain jelang akhir tahun ini, pihaknya siap menggelar operasi pasar. Namun, operasi pasar tersebut baru dapat dilaksanakan jika pemerintah daerah mengajukan permintaan.

Untuk mengaantisipasi gejolak harga pada saat Puasa dan Lebaran, Bulog berencana mempercepat penyaluran Agustus-September pada bulan Agustus. "Mengenai hal ini kami sudah membicarakannya dengan pemda," ujarnya.

 

Ryan Mengaku Happy, Berat Badan Naik 28 Kg Selama di LP Cirebon

Meski berat, Very Idam Henyansyah alias Ryan mengaku happy selama dipenjara di LP. Saking happy-nya, berat badan pembunuh berantai ini naik 28 kg selama dua tahun terakhir.

"Dulu saya masuk 49 kg, sekarang 77 kg," kata Ryan enteng saat ditemui di LP Kesambi Cirebon, Selasa

Ryan sudah berada di LP Kesambi Cirebon selama 2 tahun lebih. Sementara total hukuman yang dijalaninya 4 tahun per 15 Juli mendatang. Ryan mengaku rileks.

Sehari-hari, Ryan aktif di dunia olahraga. Tiga kali seminggu, mantan model ini berlatih bola voli dan bulutangkis. Dengan cara itu, ia menjadi lebih bugar.

"Beberapa bulan lalu sih sakit. Alhamdulillah sekarang sembuh dan bisa beraktivitas lagi," ungkapnya.

Mengenai petugas LP, Ryan menyatakan tidak masalah. Para petugas sangat bersahabat. Sebab itu, ia merasa lebih enjoy meski menyandang beban berat sebagai narapidana.

"Ya sebetulnya berat, tapi saya ikhlas. Apapun yang terjadi, pasti yang terbaik," katanya.

Sementara Kepala LP Kesambi Cirebon Agus Thoyib menambahkan, interaksi Ryan dengan petugas dan narapidana terbilang baik. Program-program LP diikuti dan ia tidak pernah ribut.

"Kadang ia juga ikut pengajian," ungkapnya.

Mengenai penolakan PK, baik Ryan maupun Agus mengaku belum mendapat tembusan dari MA. Informasi secara informal pun belum diterima. Hingga saat ini, Ryan beraktivitas seperti biasa. Pun halnya dengan pihak LP.

 

22 Napi di Cirebon Positif Gunakan Narkoba

Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jabar, Brigjen Polisi Anang Pratanto usai memantau pemeriksaan urine di Lapsustik Gintung,

"22 napi masing-masing 11 napi di Lapas Cirebon dan 11 Napi Lapas Narkotika Gintung positif menggunakan narkotika. Sementara sejumlah petugas lapas yang juga diperiksa hasilnya negatif," ungkap Anang.

Petugas menyatakan ke-22 napi tersebut positif setelah mendapatkan hasil dari multi drug screen test, yakni alat yang digunakan untuk mengetahui penggunaaan tiga jenis narkotika yakni ampetamin seperti sabu-sabu dan ekstasi, ganja, dan morfin.

Ia menyebutkan, total petugas dan napi yang diperiksa di Lapas Cirebon berjumlah 75 orang dan di Lapas Gintung sebanyak 56 orang.

Selanjutnya para napi yang dinyatakan positif tersebut, akan ditindaklanjuti pihak lapas dan polres setempat untuk penyidikan lebih lanjut sekaligus untuk menelusuri jaringan narkoba di lapas tersebut.

"Kami hanya melakukan upaya preventif yakni berupa pencegahan selanjutnya untuk tindak lanjut bagi yang dinyatakan positif kami serahkan kepada pihak kepolisian," kata Anang.

Dia mengaskan, tes urine ini untuk menekan peredaran narkoba di lapas sehingga diharapkan jaringan peredaran narkoba dalam lapas dapat diputus.

 
Free Homepage Translation
TUTUP

PEMBERITAHUAN !

Anda merasa mendapat manfaat dari artikel-artikel blog ini, jangan lupa klik iklan diatas, sebagai bentuk apresiasi dan donasi terhadap blog
RAKYAT CIREBON

Terima Kasih ^_^

Support : Creating Website | Aat Template | Blooger Template
Copyright © 2011. BERITA CIREBON - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Blogger Template
Proudly powered by Blogger
Facebook Twitter Fans Page
Gratis Berlangganan artikel Rakyat Cirebon via mail, join sekarang!
Selamat datang di Rakyat Cirebon Blog | Terima kasih atas kunjungnya dan semoga blog ini bermanfaat bagi kita semua | Bagi anda yang mau pasang iklan di blog ini bisa KLIK DISINI | Jangan lupa klik salah satu iklan biar blog ini tetap bisa update ^_^